Iya, terkadang kita secara tidak langsung atau tidak sadar, merasa kurang bersyukur dengan yang ada. Contoh sederhana yang mungkin banyak dialami dari kita umat manusia adalah ketika kita butuh uang.Memang manusia butuh uang untuk "bertahan" hidup salah satunya, tetapi kita (terutama saya) merasa buntu, merasa gak semangat, dan hal-hal negatif lainnya, padahal hari itu kita masih bisa makan, mungkin untuk hari esok juga masih bisa makan.Tapi pikiran kita jauh kedepan sana, terlalu cemas, terlalu khawatir, sehingga lupa kalau hari ini kita juga harus terus "bergerak" melakukan sesuatu.
Postingan kali ini akan membahas seseorang manusia yang menjadi leader disebuah "perusahaan", namun kenyataanya adalah ia seorang pemimpin yang buruk nan licik serta memiliki background buruk.Apakah seseorang ini dapat dikatakan sebagai pemimpin? apakah layak? menurut saya tidak. Karena saya cukup tau permasalahan-permasalahan yang ia hadapi dan bagaimana sikapnya dalam menangani setiap kasus, buruk!Berbagai cara ia lakukan untuk menutupi kasus-kasunya yang lama, entah apa yang ada dipikirannya, felling saya banyak orang yang telah ia bohongi / tipu-tipu. Laganya itu senga.Baca juga postingan lainnya:- Cara Mencari Rumah Kontrakan
- Inilah
Inilah Yang Bisa Saya Lakukan
Iya, hanya inilah sementara waktu yang bisa saya lakukan, melakukannya sendirian, bisa dikatakan pekerjaan ini masih di tahap "newbie", sambil berharap suatu saat nanti bisa bertumbuh.
Tidak mengapa hanya ini yang bisa dilakukan, dari pada kita tidak melakukan sama sekali "perubahan", segala sesuatu biasanya dimulai dari yang kecil, dari yang biasa-biasa saja.
Dan tetap terus berusaha dan belajar untuk menambah wawasan baru dan juga skill, bahkan tidak menutup kemungkinan akan ada skill baru yang dapat dipelajari nantinya, siapa yang tahu bukan?
Iklan: Kambing Guling